Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Badan Gizi Nasional tekankan kebersihan MBG cegah keracunan pada anak
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-08 01:22:07【Resep Pembaca】301 orang sudah membaca
PerkenalanDeputi Bidang Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional (BGN) Tigor Pangaribuan saat kegiatan sosia

...Yang ada pelanggaran pasti kita tegur dan suruh stop
Badung, Bali (ANTARA) - Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan penekanan khusus terkait kebersihan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mencegah keracunan pada anak-anak penerima manfaat.
Hal itu dikangakan Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional (BGN) Tigor Pangaribuan saat kegiatan sosialisasi dan kebijakan tata kelola program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Badung, Bali, Rabu.
"Kami memberikan penekanan soal kualitas makanan yang diberikan. Ini kita jelaskan untuk memberitahukan mengenai SOP bagaimana kita mencegah terjadinya keracunan makanan atau kejadian luar biasa," katanya.
Tigor menjelaskan pemberian makanan bergizi yang sehat dimulai dari kondisi SPPG yang bersih, pemilihan bahan berkualitas, pemeriksaan gizi dan kondisi makanan yang ketat, waktu penyediaan makanan, distribusi yang ngak memakan waktu lama hingga manajemen yang profesional.
"Pembelian bahan-bahan yang benar, pencuciannya benar, penanganannya benar ditangani dengan bersih, dimasak dengan air yang bersih, bahan-bahan yang bagus diproses, itu semua wajib dipatuhi," katanya.
Baca juga: Ahli gizi sarankan konsumsi MBG maksimal dua jam setelah dibagikan
Dia juga menyoroti waktu yang tepat untuk memasak agar makanan ngak basi.
Dirinya meminta agar semua pengelola SPPG mulai memasak pada pukul 02.00 dini hari bukan dimasak pada malam hari.
"Peralatan juga harus standar mengikuti juknis dan diantarkan juga tepat waktu, jangan lebih dari 4 jam," kata dia.
Pihaknya akan memberikan sanksi yang tegas terhadap SPPG yang terbukti lalai dan melanggar petunjuk teknis yang sudah ditetapkan BGN.
Tigor juga menyangakan setiap SPPG hanya bisa melayani penerima manfaat pada jarak maksimal 6 kilometer dengan waktu tempuh 30 menit untuk mencegah makanan jadi basi.
"Maksimal 6 km atau jarak lebih kurang perjalanan mengantar 30 menit.
Baca juga: Kasus ompreng MBG palsu, BGN tegaskan bahan harus stainless steel 304
Itu sudah melalui uji coba yang lama. Jadi, kira-kira segitulah yang pantas yang baiknya dipatuhi," ungkapnya.
Sanksi terhadap pelanggar berupa teguran hingga pemutusan hubungan kerja.
"Yang ada pelanggaran pasti kita tegur dan suruh stop," ungkap Tigor.
Untuk itu, BGN mengumpulkan sebanyak lebih dari 700 orang yang terdiri dari Kepala SPPG, ahli gizi dan akuntan di wilayah Bali.
Acara sosialisasi tersebut sengaja dilakukan oleh Kedeputian Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional untuk mensosialisasikan petunjuk teknis (juknis) baru yang merupakan revisi juknis yang ketiga kepada seluruh SPPG yang sudah operasional.
Baca juga: Menko PM minta BGN gunakan barang dan bahan lokal untuk MBG
"Targetnya semua SPPG yang ada di sini memahami tata kelola sehingga nanti dalam pelaksanaan makan bergizinya berjalan dengan baik, makanan yang diberikan itu semua makanan yang sehat, gizi seimbang dan anak-anak yang menerima juga ngak ada yang mengalami gangguan," pungkasnya.
Suka(55)
Sebelumnya: Mewujudkan ekonomi berkeadilan tanpa tambang
Selanjutnya: Kemenekraf perkuat 28 provinsi miliki Dinas Ekonomi Kreatif
Artikel Terkait
- Gempa bumi dangkal, magnitudo 4,4 terjadi di Tarakan Kaltara
- Pengamat: Kemendagri pegang peran strategis sukseskan MBG
- Pendaftaran film santri di SANFFEST 2025 dimulai 10 November 2025
- Baznas RI terjunkan tim bantu warga terdampak banjir Cisolok Sukabumi
- KPK tangkap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dalam OTT
- Atasi gejala angin duduk dengan tepat: Pertolongan dan pencegahannya
- Pemprov DKI harus jaga sanitasi kota terutama saat musim hujan
- Pilah dan olah sampah agar lingkungan lebih asri
- Khawatir ada sabotase, MPSI minta aparat telusuri jaringan dapur MBG
- Wakapolri: SPPG Polri harus punya menu MBG khas daerah, simbol inovasi
Resep Populer
Rekomendasi

KSP bantu pengembangan UKS SMA Negeri 1 Tanjungpandan

Pembalap Mandalika Racing dirawat di rumah sakit karena kecelakaan

BI bangun tugu uang rupiah tiga dimensi di Bali

8 ragam kuliner khas Halloween dari berbagai negara dan tradisinya

Unsri lakukan diseminasi teknologi pengemasan produk olahan ikan

KEK Batang: Enam perusahaan berinvestasi Rp456,76 miliar

Album Asia: Laos sambut Festival That Luang

Menkomdigi ungkap ada gim online yang disusupi jaringan teroris